Tampilkan postingan dengan label Web Dev. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Web Dev. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Januari 2022

Cara memasang phpdotenv di Codeigniter 3


1. Buka file application/config/config.php , lalu edit bagian ini
$config['composer_autoload'] = 'vendor/autoload.php';
$config['enable_hooks'] = TRUE;
2. Buka cmd atau terminal project lalu ketikan
composer require vlucas/phpdotenv ^3.6
composer install
3. Buka file application/config/hooks.php, lalu tambahkan
$hook['pre_system'] = function() {
    $dotenv = Dotenv\Dotenv::createImmutable(FCPATH);
    $dotenv->load();
};
Cara menggunakannya adalah dengan cara, buat file .env di root, lalu tambahkan 
AWAN_TEXT="awan"
Dan cara menggunakan variable nya di file lain dengan cara
getenv('AWAN_TEXT');
Selain getenv bisa juga dengan menggunakan $_ENV[], $_SERVER[]

Continue reading...

Sabtu, 28 Agustus 2021

Memulai Project dengan Tailwind CSS

Tailwind CSS merupakan kerangka css paling dasar yang mudah disesuaikan karna memberikan semua komponen yang dibutuhkan untuk membangun desain yang diinginkan.

Untuk bisa memulai project dengan tailwind css kita memerlukan beberapa settingan atau config , berikut beberapa tahap yang bisa diikuti.

1. Persiapkan beberapa Tools di bawah ini
- Laravel Mix
- Post CSS

2. Lakukan perintah berikut

Install Laravel Mix
mkdir my-app && cd my-app
npm init -y
npm install laravel-mix --save-dev
cp node_modules/laravel-mix/setup/webpack.mix.js ./
"scripts": {
    "dev": "npm run development",
    "development": "cross-env NODE_ENV=development node_modules/webpack/bin/webpack.js --progress --hide-modules --config=node_modules/laravel-mix/setup/webpack.config.js",
    "watch": "npm run development -- --watch",
    "hot": "cross-env NODE_ENV=development node_modules/webpack-dev-server/bin/webpack-dev-server.js --inline --hot --config=node_modules/laravel-mix/setup/webpack.config.js",
    "prod": "npm run production",
    "production": "cross-env NODE_ENV=production node_modules/webpack/bin/webpack.js --no-progress --hide-modules --config=node_modules/laravel-mix/setup/webpack.config.js"
}

npm install cross-env --save-dev

sumber:
laravel-mix[.]com/docs/5.0/installation


Continue reading...

Senin, 17 Mei 2021

Laravel Database Migrations

Laravel Database Migrations itu seperti version control untuk database, yang memungkinkan mengubah dan mengontrol skema database yang sama. Jika kalian pernah memberitahu teman tim untuk mengubah kolom atau tabel secara manual, kalian akan menemukan masalah yang dapat dipecahkan oleh migrations.

Lokasi folder migrasi pada project laravel yaitu berada di /database/migrations.

Pada folder ini semua file migration kita bikin, defaultnya pada laravel versi 8 akan ada 3 file migration yang disediakan. Jika tidak membutuhkan kalian bisa hapus dan bikin ulang yang baru.

Menjalankan migrate 

Untuk menjalankan migration kalian bisa dengan cara buka terminal, lalu ketikan perintah

php artisan migrate

Command diatas akan menjalankan proses migrate dan membuat database secara otomatis berdasarkan file yang berada pada folder /database/migrations, pada database yang kita miliki akan ada 1 tabel bantuan yaitu migrations untuk memudahkan laravel memonitoring file mana saja yang sudah dibuat database dan ketika kita ingin kembali ke pengaturan database sebelumnya kita bisa melakukan rollback berdasarkan history yang tercatatan pada tabel migrations. 

Melihat Status Migrate

Untuk melihat status proses migrate yang telah kita lakukan, bisa menggunakan command line

php artisan migrate:status

Membuat Migration menggunakan CLI

Untuk membuat migration menggunakan cli kalian bisa dengan format perintah berikut
php artisan make:migration create_<nama_tabel>_table

atau contoh perintah nya seperti berikut 

php artisan make:migration create_users_table

Command line tersebut akan membuat semuah file pada folder /database/migrations. Setiap file mengandung timestamp, yang memungkinkan laravel menentukan urutan saat dijalankan berdasarkan timestamp tersebut.

Pada command memiliki beberapa opsi dalam menjalankan command, yaitu opsi --table atau --create dapat digunakan untuk menentukan apakah migrations yang dibuat mengupdate tabel yang sudah ada atau membuat tabel baru.

php artisan make:migration create_users_table --create=users

php artisan make:migration add_votes_to_users_table --table=users

Mengembalikan atau Rollback Migrate yang sudah dilakukan

Terkadang setelah kita melakukan migrate ternyata ada beberapa step yang tidak diperlukan, sehingga kita perlu kembali ke step sebelumnya, di laravel migration kita bisa melakukan command line berikut

php artisan migrate:rollback



source: https://laravel.com/docs/8.x/migrations#introduction

Continue reading...

Kamis, 22 April 2021

Install Laravel menggunakan Composer di Windows 10

Pada artikel ini, kita akan belajar untuk menginstall laravel menggunakan composer, sebelum mengikuti tutorial kali ini kalian harus install terlebih dahulu composernya (disini). Setelah itu buka CMD. Untuk memastikan sudah menginstall composer atau belum bisa ketikan perintah berikut di CMD.

Jika tampil seperti gambar diatas, berarti composer sudah di install di komputer kalian, lalu saatnya membuat project laravel dengan perintah.

composer create-project laravel/laravel <nama_projectnya>

contoh

composer create-project laravel/laravel example-app

Setelah itu masuk ke dalam foldernya dengan command line

cd example-app

lalu, jalankan laravel dengan perintah

php artisan serve

Buka browser lalu ketikan url yg tampil di layar cmd kalian, disini saya mengetikan

http://127.0.0.1:8000

atau

http://localhost:8000

Laravel berhasil diinstall




Continue reading...

Rabu, 21 April 2021

Root composer.json requires PHP extension ext-intl * but it is missing from your system. Install or enable PHP's intl extension

Error

Root composer.json requires PHP extension ext-intl * but it is missing from your system. Install or enable PHP's intl extension.

Solusi

1. Pertama kita harus tahu dulu lokasi php.ini, dengan command line berikut

php --ini

2. Lokasi php.ini berada di C://xampp\php\php.ini.

3. Setelah menemukan file php.ini, buka dengan text editor lalu cari dan rubah dari

;extension=intl

menjadi

extension=intl



Continue reading...

Kamis, 01 April 2021

Cara Install PHP 8 di Ubuntu

PHP 8 merupakan bahasa pemograman server side scripting yang bersifat open-source.

Menambahkan Repository PHP

sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php

sudo apt-get update


Install PHP 8 dengan CLI

sudo apt install php8.0-common php8.0-cli -y


Menambahkan Extension PHP

sudo apt install php8.0-{bz2,curl,intl,mysql,readline,xml}


Untuk kebutuhan debugger developer bisa install extension berikut

sudo apt install php8.0-pcov # PCOV code coverage tool

sudo apt install php8.0-xdebug # Xdebug debugger


sudo apt install php8.0-fpm


Untuk Apache menggunakan mod_php

sudo apt install libapache2-mod-php8.0


Cara Mengetahui PHP udah berhasil diinstall

php -v


Untuk mengetahui modul php yang udah diinstall

php -m

Continue reading...

Minggu, 18 November 2018

XAMPP Port 80 in use by "Unable to open process" with PID 4

Problem

19:24:28  [Apache]  Problem detected!
19:24:28  [Apache]  Port 80 in use by "Unable to open process" with PID 4!
19:24:28  [Apache]  Apache WILL NOT start without the configured ports free!
19:24:28  [Apache]  You need to uninstall/disable/reconfigure the blocking application
19:24:28  [Apache]  or reconfigure Apache and the Control Panel to listen on a different port

Solution

Buka CMD lalu ketikan

net stop was /y

Setelah itu masuk Services dengan cara buka Run dialog box (press Win+R), ketikan: services.msc

Cari World Wide Web Publishing Service (WWW-Publishing Service) and Web Deployment Agent Service lalu stop.
Apache XAMPP bisa dijalankan lagi

Tested

Windows 10
XAMPP v3.2.2
Continue reading...